Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Pelatih kepala Liverpool, Andoni Iraola, berusaha meredakan kekhawatiran terkait kondisi kebugaran Jeremie Frimpong setelah bek asal Belanda tersebut ditarik keluar dalam kekalahan 2-4 pada laga pramusim melawan Leeds United di Chicago pada hari Senin (3/8) dini hari WIB.
Pemain berusia 25 tahun itu sempat memicu kecemasan di kalangan suporter ketika meminta diganti dan berjalan ke pinggir lapangan pada menit ke-77. Namun, seusai laga, Iraola menegaskan bahwa pergantian tersebut murni tindakan pencegahan akibat kelelahan otot, bukan masalah cedera yang serius.
Frimpong sebenarnya tampil impresif di Soldier Field dengan menyumbang assist untuk gol penutup babak pertama yang dicetak Florian Wirtz, membawa Liverpool unggul 2-0 hingga turun minum. Namun, performa The Reds merosot tajam di babak kedua setelah Leeds mencetak empat gol balasan tanpa balas untuk membalikkan kedudukan.
Baca juga: Kesempatan Kedua di Liverpool, Elliott Siap Bangkit Usai Momen Sulit di Aston Villa
Mendekati akhir babak kedua, Frimpong merasakan ketidaknyamanan pada kakinya dan meminta untuk digantikan. Mengomentari situasi tersebut, Iraola memberikan penjelasan yang menenangkan.
"Jeremie sendiri yang meminta untuk diganti, tetapi saya rasa itu bukan cedera," ujar Iraola seusai pertandingan. "Itu hanya sedikit kelelahan otot, dan saya berharap dia tidak mengalami cedera. Menurut saya, kami tidak kehilangan pemain mana pun hari ini."
Kepastian mengenai kondisi Frimpong menjadi angin segar bagi Iraola yang saat ini tengah menghadapi krisis pemain di lini pertahanan.
Baca juga: Fokus di Liverpool, Chiesa Sambut Babak Baru Bersama Iraola
Bek serba bisa Joe Gomez dipastikan absen pada awal musim Premier League akibat cedera otot yang dialaminya dalam laga uji coba sebelumnya. Sementara itu, Conor Bradley dan Giovanni Leoni juga masih berada dalam ruang perawatan untuk menjalani pemulihan. Kehilangan Frimpong tentu akan menjadi pukulan telak bagi opsi bek kanan Liverpool menjelang bergulirnya kompetisi resmi.
Meski hasil di babak kedua mengecewakan, Iraola menilai pertandingan penutup tur Amerika Serikat ini memberikan banyak pelajaran taktis berharga.
“Saya rasa kita belajar banyak hal. Jelas ini bukan hasil yang kita inginkan, tetapi saya pikir ini mungkin pertandingan persahabatan paling bermanfaat yang pernah kita mainkan, secara positif di babak pertama dan secara negatif di babak kedua,” jelas Iraola.
“Saya rasa kita telah belajar banyak dari hari ini dan saya pikir kita dapat mengambil kesimpulan yang baik dan menyelesaikan beberapa masalah.”