Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Udinese mengamankan salah satu gebrakan transfer paling mengejutkan di Serie A musim ini setelah mengonfirmasi perekrutan mantan bek Real Madrid dan Bayern Munich, David Alaba, pada Kamis. Bek serbabisa berusia 34 tahun tersebut berlabuh di Dacia Arena dengan status bebas transfer setelah menyelesaikan masa baktinya selama lima tahun di Santiago Bernabéu.
Kapten tim nasional Austria itu menandatangani kontrak berdurasi satu musim. Kehadiran Alaba secara instan membuatnya menyandang status sebagai pemain aktif dengan koleksi trofi terbanyak di kompetisi kasta teratas Italia saat ini, melampaui raihan mantan rekan setimnya di Real Madrid, Luka Modrić.
Dalam kesempatan pertamanya mengenakan seragam Udinese, Alaba menegaskan bahwa kepindahannya ke Italia didasari oleh motivasi tinggi untuk terus bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa, bukan sekadar mencari tempat untuk menghabiskan sisa kariernya.
"Saya telah memiliki banyak pengalaman dan meraih banyak kemenangan sepanjang karier saya, namun ada satu hal yang tidak berubah: saya masih ingin menang," ujar Alaba. "Saya masih ingin bersaing. Dan saya masih ingin meraih sesuatu yang istimewa. Itulah pola pikir yang saya bawa ke Udinese.
Baca juga: Skandal Sepak Bola Italia: Wasit Dituduh Curang, Inter Milan Terseret
"Pelatih [Kosta Runjaić] menjelaskan dengan sangat gamblang mengenai peran yang ia siapkan untuk saya dan apa yang ingin kami capai bersama. Tentu saja, saya ingin membawa pengalaman saya ke dalam ruang ganti, memikul tanggung jawab, dan membantu sebisa mungkin, terutama bagi para pemain muda.
"Saya datang ke sini bukan sekadar untuk menjadi pemain veteran di dalam skuad, dan saya pastinya tidak datang ke sini untuk sekadar menghabiskan sisa karier. Ambisi saya masih terlalu besar untuk itu, dan saya masih sangat yakin dengan kemampuan saya di lapangan.
"Saya ingin terus memacu diri, tampil di level tertinggi Serie A secara konsisten dari pekan ke pekan, dan meraih sesuatu yang bermakna. Saya sangat antusias menghadapi tantangan ini, dan masih banyak hal yang ingin saya buktikan pada diri sendiri."
Pihak manajemen Udinese tak bisa menyembunyikan rasa bangga atas keberhasilan mereka mendaratkan pemenang empat gelar UEFA Champions League tersebut. Manajer Umum Udinese, Franco Collavino, menyebut kedatangan Alaba sebagai momen bersejarah yang akan mengangkat kualitas tim secara keseluruhan.
"Merekrut David Alaba memberikan kepuasan luar biasa bagi seluruh klub," ujar Manajer Umum Franco Collavino.
Baca juga: Inter Milan 5-3 Udinese: Nerazzurri Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol
"Kami menyambut seorang juara yang telah terbukti kualitasnya, sosok pemimpin, dan profesional yang patut menjadi teladan. Kedatangannya menunjukkan tekad Udinese untuk terus berkembang dan bersaing di level tertinggi, serta membangun skuad yang semakin ambisius."
Dengan modal 10 gelar Bundesliga, dua trofi La Liga, serta puluhan piala domestik dan internasional lainnya, Alaba diproyeksikan bakal langsung mengisi posisi inti di lini belakang Le Zebrette. Pemain bertahan berkaki kiri itu berpeluang melakoni laga debutnya usai jeda internasional saat Udinese bertandang ke markas Torino pada pertengahan Oktober mendatang.