Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Membuka agenda pramusim mereka, Paris Saint-Germain harus menelan kekalahan telak. Bertandang ke Estadi Mallorca Son Moix pada Kamis (6/8/2026), Les Parisiens dipaksa bertekuk lutut usai dilibas tuan rumah RCD Mallorca dengan skor 3-0 dalam perebutan Trofeo Ciutat de Palma.
Ketidakhadiran mayoritas pilar utama PSG akibat masa istirahat pasca-Piala Dunia 2026 sangat terasa di atas lapangan. Pelatih Luis Enrique terpaksa mengandalkan kombinasi pemain muda serta amunisi alternatif, yang akhirnya kesulitan mengatasi efisiensi dan intensitas permainan anak-asuh Luis García.
Laga sejatinya diawali dengan aksi saling balas serangan. PSG sempat memberikan ancaman serius pada menit ke-20 ketika tembakan penyerang muda Ibrahim Mbaye membentur keras mistar gawang Mallorca.
Baca juga: Kembali ke Turin, Juventus Resmi Tebus Kolo Muani dari PSG senilai €50 Juta
Namun, hanya berselang satu menit, Mallorca justru berhasil memecah kebuntuan. Menerima umpan terobosan presisi dari Jan Virgili, penyerang asal Angola, Zito Luvumbo, melepaskan sepakan chip kaki kiri dari sudut sempit yang melewati jangkauan kiper Matvey Safonov.
Keunggulan tuan rumah bertambah lima menit sebelum jeda. Akselerasi Sergi Darder di lini tengah diakhiri dengan umpan matang kepada Jan Virgili, yang dengan tenang mencungkil bola melewati Safonov ke tiang jauh untuk menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Memasuki babak kedua, Mallorca tidak mengendurkan tekanan. Enam menit usai turun minum, tepatnya pada menit ke-51, kapten tim Antonio Raíllo melompat paling tinggi untuk menyambut umpan sepak pojok dari sisi kanan. Sundulan tajamnya mengoyak jaring PSG dan memperlebar keunggulan menjadi 3-0.
Baca juga: Diomande Capai Kesepakatan dengan Real Madrid Usai PSG Resmi Mundur
Luis Enrique mencoba merespons dengan memasukkan beberapa amunisi tambahan seperti Willian Pacho, Adam Ayari, dan Paul Bourdin. Meskipun Khvicha Kvaratskhelia dan Senny Mayulu sempat menciptakan peluang, rapatnya barisan pertahanan Mallorca memastikan skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini memberikan sinyal alarm bagi PSG yang hanya memiliki waktu singkat untuk mematangkan persiapan menjelang laga Piala Super UEFA melawan Aston Villa pertengahan Agustus mendatang. Luis Enrique dituntut untuk segera mengembalikan kebugaran para pemain utamanya demi menyelaraskan kembali ritme permainan tim.
Sementara bagi Mallorca, kemenangan bergengsi atas jawara Liga Champions ini tak hanya mengamankan trofi pramusim di hadapan pendukung sendiri, tetapi juga menjadi suntikan rasa percaya diri tinggi sebelum memulai perjuangan mereka di kompetisi domestik kasta kedua liga Spanyol.