Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Wayne Rooney, legenda Manchester United dan mantan kapten Inggris, kembali memicu perdebatan sengit di dunia sepak bola setelah secara mengejutkan mengesampingkan mesin gol Manchester City, Erling Haaland, dari daftar tiga pemain terbaik Premier League musim 2025/2026 sejauh ini.
Dalam sebuah sesi wawancara dengan Amazon Prime Sport, Rooney memilih tiga penyerang yang, meskipun tampil impresif, bukanlah nama-nama yang secara rutin menghiasi headline berita seperti Haaland, yang telah mencetak 14 gol dalam 11 pertandingan liga untuk sang juara bertahan.
Keputusan Rooney ini menarik perhatian karena ia memilih pemain-pemain yang dianggapnya memberikan dampak signifikan terhadap tim mereka, bahkan ketika tim tersebut tidak selalu berada di puncak klasemen.
Rooney memilih tiga penyerang yang menurutnya layak mendapatkan pengakuan tertinggi atas penampilan mereka di fase awal musim ini:
Baca juga: Van Dijk Balas Dendam, Soroti Kritik Rooney Terhadap Liverpool
"Saya pikir dia luar biasa untuk Bournemouth, melanjutkan performa dari musim lalu," kata Rooney.
"Saya juga akan menempatkan Bryan Mbeumo di sana. Saya pikir dia sangat bagus untuk Man United, bahkan setelah awal musim yang sulit," tambahnya.
"Ketiga, saya mungkin akan memilih Viktor Gyökeres. Arsenal sudah lama mendambakan No. 9, dan dia datang. Determinasi, etos kerja, hold-up play-nya bagus, dan tentu saja dia juga mencetak beberapa gol," jelas Rooney.
Ketiadaan Erling Haaland, yang jelas memimpin perburuan Sepatu Emas dengan selisih gol yang lebar, menjadi titik perdebatan utama.
Baca juga: Guardiola Sebut Haaland Selevel Messi Dan Ronaldo
Bagi sebagian besar orang, mengabaikan pemain yang rata-rata mencetak lebih dari satu gol per pertandingan adalah keputusan yang aneh. Haaland telah menjadi kekuatan yang tak terhentikan, dan golnya telah secara langsung menjaga Man City tetap bersaing di puncak klasemen.
Namun, pilihan Rooney tampaknya didasarkan pada dampak relatif yang dibawa pemain tersebut ke timnya masing-masing. Semenyo dan Gyökeres dinilai mengisi kekosongan krusial dan memberikan nilai yang lebih tinggi dibandingkan ekspektasi yang disandang mereka. Sementara Haaland, meski dominan, mungkin dinilai sekadar melanjutkan ekspektasi yang sudah sangat tinggi di Manchester City.