Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengakui timnya harus menderita sebelum akhirnya memetik kemenangan dramatis 4-3 atas Como dalam laga yang menguras emosi di Stadio Giuseppe Sinigaglia. Namun, bukan hanya hasil pertandingan yang menjadi sorotan, melainkan komentar pedas Chivu yang diarahkan kepada dua rival besarnya, Antonio Conte dan Max Allegri.

Kemenangan ini membawa Nerazzurri unggul sembilan poin di puncak klasemen Serie A, sebuah jarak yang membuat aroma Scudetto semakin tercium kuat di sisi biru kota Milan.

Bangkit Ketinggalan Dua Gol

Inter sempat berada di ambang bencana setelah tertinggal 2-0 di babak pertama akibat gol Alex Valle dan Nico Paz. Stadion yang dipenuhi pendukung Como tersebut seolah siap merayakan kekalahan sang pemuncak klasemen. Namun, Chivu melihat sesuatu yang berbeda dari anak asuhnya di saat-saat sulit tersebut.

Baca juga: Inter Menang Comeback 4-3 atas Como, Scudetto Makin Dekat

“Kami tahu ini tidak akan mudah, kami menghadapi tim yang sedang berjuang untuk sesuatu yang penting, dan mereka membuktikannya di babak pertama dengan mobilitas, kecepatan, tekanan, dan intensitas,” kata Chivu kepada DAZN Italia.

“Kami kesulitan dan tertinggal 2-0, tetapi kami berhasil mencetak satu gol balasan dan itu memberi kami kepercayaan diri. Setelah jeda, kami meningkatkan permainan, menunjukkan sedikit karakter, dan kami membalikkan keadaan, meskipun itu tentu saja tidak mudah.”

Denzel Dumfries kemudian menjadi pahlawan dengan dua golnya di babak kedua, memastikan Inter pulang dengan poin penuh meski Como sempat memberikan perlawanan hingga menit terakhir.

“Ini adalah kemenangan yang menunjukkan kedewasaan, di mana kami memahami momen-momen pertandingan,” lanjut Chivu.

“Dengan tujuh putaran tersisa, kami harus meningkatkan ambisi kami, memahami betapa pentingnya untuk masuk ke lapangan itu dan memperluas keunggulan kami atas peringkat kedua.

“Kami terkejut dengan intensitas Como di babak pertama, tetapi kami bereaksi seperti tim yang dewasa.”

Sindiran untuk Conte dan Allegri

Ketika ditanya apakah mereka sudah memegang Scudetto, Chivu malah menyindir pelatih Napoli, Conte, dan pelatih Milan, Allegri.

Baca juga: Ganas Saat Bungkam Como, Dumfries: Ini Musim yang Sulit, Tapi Inter Belum Selesai

"Saya akan melakukan seperti rekan-rekan saya yang hanya berbicara tentang kualifikasi Liga Champions dan saya akan mengatakan bahwa kami senang bisa lebih dekat dengan target itu. Secara matematis, kami belum sampai di sana,” sindirnya.

Dengan hanya enam pertandingan tersisa, Inter kini memegang kendali penuh. Kedewasaan yang dipuji Chivu malam ini tampaknya akan menjadi fondasi utama bagi Inter untuk segera menyegel gelar juara dan menyematkan bintang kedua di atas logo klub mereka.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!