Guardiola: Duel Lawan Arsenal adalah "Final" Usai City Bungkam Chelsea
Pep Guardiola menegaskan bahwa bentrokan Premier League melawan Arsenal pekan depan telah resmi menjadi laga "final" bagi Manchester City. Pernyataan ini muncul setelah sang juara bertahan tampil dominan untuk menghancurkan Chelsea 3-0 di Stamford Bridge pada Minggu malam.
Kemenangan telak di London Barat tersebut membuat City kini mengoleksi 64 poin, memangkas jarak menjadi enam poin dari pemuncak klasemen, Arsenal. Dengan City yang masih menyimpan satu tabungan pertandingan, hasil laga head-to-head di Etihad Stadium Minggu depan dipastikan akan menjadi momen penentu dalam perburuan gelar juara musim 2025-26.
Dominasi Total di Stamford Bridge
City tampil tanpa celah di markas The Blues. Gol-gol dari Nico O'Reilly, Marc Guehi, dan Jeremy Doku memastikan tiga poin dibawa pulang ke Manchester. Kemenangan ini sekaligus menjadi sinyal peringatan bagi Arsenal bahwa mesin pemenang Guardiola telah mencapai performa puncaknya di saat yang paling krusial.
"Arsenal adalah final," kata Guardiola. "Tapi jangan bilang Brentford [pada 9 Mei] akan mudah.
Baca juga: Harapan Juara Kembali Membara usai Man City Bungkam Chelsea 3-0
"Kita akan bermain melawan tim [Arsenal] yang dalam 49 pertandingan hanya kalah tiga kali, di Liga Champions tidak pernah kalah sekali pun.
"Di final Piala Carabao, kami benar-benar tim underdog -- tidak ada satu orang pun di negara ini yang akan bertaruh £1 bahwa kami akan jauh lebih baik. Mungkin sekarang sedikit berbeda."
Respek untuk Sang Rival
Meski tensi persaingan memanas, Guardiola justru memberikan pujian setinggi langit bagi tim asuhan Mikel Arteta. Ia menyebut Arsenal sebagai "tim terbaik di negara ini dan di Eropa saat ini."
"Rasa hormat saya kepada Arsenal, atas apa yang telah mereka lakukan beberapa tahun terakhir. Saya mengenal manajernya, para pemainnya, kualitasnya, bagaimana mereka bersaing dalam setiap situasi, itulah tugas terbesar yang kami miliki,” tambah Guardiola.
"Mereka telah menjadi tim terbaik di negara ini, di Eropa, sejauh ini. Mengalahkan Arsenal sekali saja sudah sangat sulit -- bayangkan mengalahkan mereka dua kali dalam beberapa minggu.
"Masa lalu adalah sesuatu yang unik, tetapi kami terus berkembang. Kami memiliki waktu istirahat yang panjang sekarang karena kami tersingkir dari Liga Champions, tetapi kami lebih segar dan dalam latihan, semua orang tahu persis apa yang harus mereka lakukan."
Baca juga: Bernardo Silva Tinggalkan Manchester City Pada Akhir Musim
Momentum di Etihad
City memasuki pekan krusial ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya sukses mengalahkan Arsenal di final Carabao Cup bulan lalu. Namun, Guardiola sadar bahwa atmosfer di Premier League akan sangat berbeda.
Bagi Arsenal, kunjungan ke Manchester akan menjadi ujian terbesar bagi mentalitas juara mereka. Bagi City, ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan bahwa mereka belum siap menyerahkan takhta Premier League.