Italia Selebrasi Dini, Dzeko Sebut Azzurri Takut Jelang Hadapi Bosnia
Kapten Bosnia-Herzegovina, Edin Dzeko, menanggapi dengan santai kontroversi mengenai video pemain Italia yang merayakan kemenangan timnya atas Wales di semifinal play-off pekan lalu. Berbicara dalam konferensi pers jelang laga final play-off Piala Dunia 2026 di Zenica malam ini, penyerang veteran berusia 40 tahun itu justru menilai reaksi tersebut sebagai sinyal bahwa sang juara dunia empat kali itu sedang berada di bawah tekanan hebat.
Kontroversi bermula ketika beberapa pemain Italia, termasuk mantan rekan setim Dzeko di Inter Milan, Federico Dimarco, tertangkap kamera merayakan keberhasilan Bosnia menyingkirkan Wales lewat adu penalti. Banyak pihak di Bosnia menganggap hal itu sebagai bentuk kurangnya rasa hormat, seolah-olah Italia menganggap Bosnia sebagai lawan yang lebih mudah dibandingkan Wales.
Tak Perlu Dibesar-besarkan
Dzeko, yang kini merumput di divisi dua Jerman bersama Schalke 04, menegaskan bahwa ia telah menjalin komunikasi pribadi dengan Dimarco untuk meredakan ketegangan. Ia memahami bahwa di era media sosial, hal kecil seringkali dibesar-besarkan oleh publik.
Baca juga: Lupakan Gangguan, Gatti Tegaskan Italia Siap Tempur Lawan Bosnia
"Apa yang terjadi adalah sesuatu yang sepenuhnya normal karena kita semua memiliki preferensi masing-masing, preferensi saya mungkin adalah tidak bermain melawan Italia," kata Dzeko.
"Tetapi hari ini Anda harus berhati-hati, dengan media sosial semuanya menjadi lebih besar dari yang sebenarnya. Dimarco mengirim pesan kepada saya dan mengatakan dia tidak ingin menyinggung siapa pun. Saya mengatakan kepadanya 'apa yang sedang kita bicarakan? Sama sekali tidak ada masalah'."
Tekanan Berada di Pihak Italia
Meski menepis isu tersebut, Dzeko memiliki analisis tajam mengenai mengapa para pemain Azzurri merayakan kegagalan Wales.
Menurutnya, kegembiraan Italia tersebut menunjukkan keraguan mereka sendiri untuk bertandang ke Cardiff, dan itu adalah bukti bahwa mentalitas mereka sedang goyah setelah absen di dua Piala Dunia terakhir.
"Italia tidak ingin bermain di Wales, saya tidak tahu mengapa, karena kami pergi ke sana tanpa rasa takut dan menang," jelas Dzeko.
"Saya tidak tahu mengapa Italia harus takut pada Wales atau Bosnia. Italia adalah tim nasional yang luar biasa yang telah memenangkan empat Piala Dunia.
"Jika mereka takut bermain di Wales, itu berarti ada sesuatu yang tidak berjalan dengan baik, dan mungkin kita harus melihatnya seperti ini, mereka mungkin benar-benar menderita dalam pertandingan ini karena mereka bermain untuk banyak hal setelah absen di dua Piala Dunia. Itu berarti mereka takut."
Baca juga: Jelang Final Play-off, Politano Sebut Italia Pantas Masuk Piala Dunia 2026
Neraka Zenica Menanti Azzurri
Laga final malam ini akan digelar di Stadion Bilino Polje, Zenica, yang dikenal dengan atmosfernya yang sangat intimidatif bagi tim tamu. Bagi Italia asuhan Gennaro Gattuso, kegagalan di laga ini akan menjadi bencana sejarah, absen untuk ketiga kalinya secara berturut-turut di panggung dunia.
Dzeko, yang mencetak gol penyeimbang krusial ke gawang Wales pekan lalu, merasa bahwa status kuda hitam justru menguntungkan Bosnia.
“Yang kami inginkan adalah menang, tetapi kami tetap harus mempersiapkan diri dengan baik dan bermain maksimal. Tim Italia pasti sudah mempersiapkan diri dengan baik karena ini juga penting bagi mereka,” ujarnya.
“Saya yakin Italia tidak akan meremehkan kami, terutama setelah pernyataan dari Dimarco dan Vicario. Tidak ada yang senang dengan jalannya pertandingan. Kami harus menunjukkan kualitas kami, kami bermain di kandang dan kami sangat fokus pada para penggemar.”