Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, secara terbuka mengakui bahwa perolehan trofinya selama enam tahun di Old Trafford masih jauh dari ekspektasi awalnya. Kendati demikian, sang playmaker menatap masa depan dengan optimisme tinggi di bawah kemudi permanen Michael Carrick.  

Pemain internasional Portugal berusia 31 tahun itu baru saja dinobatkan sebagai Premier League Player of the Season (Pemain Terbaik Liga Inggris) menyusul performa individualnya yang memecahkan rekor 21 assist domestik. Namun, pencapaian individu tersebut tidak sepenuhnya menghapus dahaga Fernandes akan gelar juara kolektif yang lebih bergengsi sejak mendarat di Manchester pada Januari 2020 lalu.  

Jujur Soal Ekspektasi dan Realitas

Selama masa baktinya di United, Fernandes baru berhasil mengangkat dua trofi domestik, yakni Piala FA dan Piala Liga (Carabao Cup), di samping beberapa kali menelan kekalahan pahit di partai final.  

"Jelas, saya ingin memenangkan lebih banyak, ini bukan seperti yang saya harapkan untuk diri saya sendiri dan untuk klub," kata Fernandes kepada ESPN.

Baca juga: Bruno Fernandes Tuduh Roy Keane Berbohong Soal Rekor Asis Premier League

"Tapi saya memiliki waktu yang sangat baik. Kami berhasil mencapai beberapa final, beberapa di antaranya kami menangkan, yang lainnya tidak."

"Namun tujuan saya selalu untuk memenangkan kompetisi terbesar dan Premier League adalah bagian dari itu. Dan saya masih memiliki mimpi itu dalam diri saya dan saya berharap dapat mewujudkannya."

Optimis Bersama Carrick

Optimisme baru Fernandes berakar dari kebangkitan luar biasa Setan Merah di paruh kedua musim 2025–26. Menyusul pemecatan Ruben Amorim pada Januari lalu, Michael Carrick masuk sebagai pelatih interim dan berhasil menorehkan catatan impresif dengan memenangi 12 dari 17 pertandingan yang ia pimpin.  

Rentetan hasil positif tersebut meroketkan posisi United hingga berhasil finis di peringkat ketiga klasemen akhir Premier League, yang sekaligus mengamankan kepulangan mereka ke panggung UEFA Champions League musim depan setelah sempat absen. Atas tangan dinginnya, mantan gelandang legendaris United tersebut resmi dianugerahi kontrak permanen sebagai manajer pada bulan Mei kemarin.  

"Saya pikir dia membawa energi yang sangat positif ke tim, dia berusaha untuk sangat positif, karena jelas kami berada dalam momen transisi kepelatihan, yang selalu merupakan masa sulit bagi tim," ujar Fernandes.

Baca juga: Carrick Yakin Bruno Fernandes Bertahan di Manchester United

"Dia berusaha untuk tetap positif, jelas dia membawa ide-ide baru dan cara bermain yang berbeda, yang juga penting bagi beberapa pemain untuk menemukan jalan keluar agar kembali menjadi protagonis. Dan itu bagus, jelas, karena hasilnya juga membuktikan hal itu. Kami berharap kami akan terus melakukannya."

Membuktikan Level di Panggung Tertinggi Eropa

Kembalinya Manchester United ke kompetisi elite Eropa dipandang Fernandes sebagai momentum krusial, bukan hanya untuk pembuktian kolektif klub, melainkan juga kapasitas dirinya sendiri sebagai salah satu gelandang elite dunia.  

"Tentu saja, berada di Liga Champions, itu adalah kompetisi terpenting, katakanlah, kompetisi di mana Anda dapat bermain melawan tim-tim terpenting di dunia, di Eropa," ucap Fernandes.

"Dan itu adalah sesuatu yang ingin saya lakukan dan saya ingin berada di level itu untuk bermain melawan yang terbaik dan menunjukkan bahwa saya bisa berada di level mereka."

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!