LOSC Lille secara resmi telah menunjuk Davide Ancelotti sebagai pelatih kepala baru mereka dengan kontrak berdurasi dua tahun, demikian pengumuman klub Ligue 1 tersebut pada hari Senin.

Pria asal Italia berusia 36 tahun itu mendarat di Stade Pierre-Mauroy untuk menggantikan Bruno Génésio, yang hengkang setelah membawa Les Dogues finis di peringkat ketiga musim lalu. Davide Ancelotti kini mengemban tugas berat untuk langsung memimpin tim Prancis ini berlaga di fase grup UEFA Champions League musim depan.

Lepas dari Bayang-Bayang Sang Ayah

Selama lebih dari satu dekade, karier Davide Ancelotti tidak bisa dipisahkan dari sang ayah, Carlo Ancelotti. Bertindak sebagai asisten tepercaya, pelatih fisik, hingga teman diskusi taktik, Davide setia mendampingi sang manajer legendaris di jajaran klub elite Eropa: Paris Saint-Germain, Real Madrid, Bayern Munich, Napoli, dan Everton. Terakhir, ia berada di pinggir lapangan sebagai asisten pelatih untuk tim nasional Brasil.

Baca juga: Anak Carlo Ancelotti Dipecat Botafogo Setelah Lima Bulan Jadi Pelatih

Meski sempat mencicipi peran sebagai pelatih kepala tunggal dalam 33 pertandingan bersama klub Brasil, Botafogo, pada tahun 2025, kepindahan ke Lille ini merupakan lompatan besar pertamanya di Eropa sebagai orang nomor satu yang mutlak. Ini adalah perjudian yang diperhitungkan dari seorang pria yang bertekad membuktikan bahwa dirinya lebih dari sekadar nama besar di belakang punggungnya.

"Saya sangat bangga dan bahagia," kata Ancelotti. "Merupakan suatu kehormatan untuk mewakili Lille.

“Mereka adalah klub yang serius, ambisius, dan kompetitif yang secara rutin bermain di kompetisi Eropa."

Tantangan ke Depan

Mengambil alih tim yang baru saja finis di podium Ligue 1 adalah pisau bermata dua. Génésio meninggalkan klub dalam kondisi yang sangat sehat, yang berarti Ancelotti datang bukan untuk melakukan revolusi, melainkan untuk menjaga konsistensi dan stabilitas performa.

Baca juga: Gol Watkins Bawa Aston Villa Curi Kemenangan Tipis di Markas Lille

Dengan kembalinya malam-malam elite Eropa ke Lille serta tantangan domestik untuk mengusik dominasi Paris Saint-Germain, sorotan bagi sang taktik muda kini berada di titik tertinggi. Dunia sepak bola sudah lama penasaran dengan apa yang bisa dilakukan Davide Ancelotti di luar bayang-bayang besar ayahnya. Mulai Agustus ini, kita akan segera melihat jawabannya.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!