Sejarah tercipta di Wembley saat Jepang mencatatkan kemenangan pertama mereka atas Inggris dengan skor 1-0. Gol tunggal dari bintang Brighton, Kaoru Mitoma, tidak hanya memberikan kekalahan perdana bagi Inggris dari tim asal Asia, tetapi juga mengirimkan pesan peringatan ke seluruh penjuru dunia menjelang putaran final Piala Dunia 2026.

Kemenangan di hadapan 79.233 penonton yang memadati Stadion Wembley ini memperpanjang catatan impresif "Samurai Blue" menjadi lima kemenangan beruntun. Bagi pelatih Hajime Moriyasu, hasil ini adalah bukti nyata bahwa timnya telah mencapai level kematangan yang dibutuhkan untuk bersaing dengan raksasa mana pun di Amerika Utara nanti.

Skema Balasan Mematikan Mitoma

Inggris, yang tampil tanpa kapten Harry Kane serta pilar kunci seperti Declan Rice dan Bukayo Saka, sebenarnya mendominasi penguasaan bola sejak awal laga. 

Namun, efisiensi Jepang dalam melakukan transisi serangan balik terbukti menjadi pembeda yang krusial.

Baca juga: Gol Mitoma Bawa Jepang Kalahkan Inggris di Wembley

Petaka bagi tuan rumah terjadi pada menit ke-23. Kaoru Mitoma berhasil merebut bola dari kaki Cole Palmer di wilayah pertahanan Jepang, sebelum melakukan sprint cepat melewati lini tengah Inggris. 

Mitoma kemudian melepaskan umpan kepada Keito Nakamura di sisi kiri, yang dengan cerdik mengembalikan bola ke tengah kotak penalti. Mitoma yang berlari tanpa kawalan langsung menyambar bola dengan sepakan mendatar yang bersarang di pojok bawah gawang Jordan Pickford.

"Itulah momen yang kami cari. Itu memberi kami sedikit keunggulan mental," kata Mitoma.

"Sangat bagus kami bisa bermain dengan cara yang sama meskipun ada perubahan pada anggota tim kami. Kami akan berusaha mencetak lebih banyak gol."

Moriyasu Pede

Usai laga, Hajime Moriyasu tampil dengan kepercayaan diri tinggi namun tetap rendah hati. Ia mengakui bahwa kemenangan ini adalah tonggak sejarah bagi sepak bola Jepang, mengingat sebelumnya mereka hanya mampu meraih satu hasil imbang dan dua kekalahan saat bertemu Inggris sejak 1995.

Baca juga: Tuchel Akui Inggris Kehilangan Taji Tanpa Kane usai Kalah dari Jepang

"Inggris adalah tim yang kuat dan kami harus bertahan dalam waktu yang lama. Tetapi para pemain gigih dan mempraktikkan bagaimana bermain dengan sabar ketika keadaan tidak berjalan sesuai keinginan kami," kata Moriyasu.

"Ini memberi kami kepercayaan diri bahwa kami dapat mengalahkan siapa pun. Tetapi itu adalah pertandingan yang juga bisa kami kalahkan. Kami perlu meningkatkan performa kami lagi."

Meski demikian, Moriyasu mengingatkan anak asuhnya untuk tidak cepat puas. Ia menyadari bahwa Inggris yang akan mereka hadapi di turnamen resmi nanti kemungkinan besar akan diperkuat oleh skuad yang jauh lebih lengkap. 

Baca juga: Tuchel Tak Jamin Foden Masuk Skuad Inggris di Piala Dunia 2026

"Menang di sini bukanlah hal yang mudah. ​​Tapi kami berhasil melakukannya, jadi saya senang akan hal itu. Namun, saya juga tidak sepenuhnya puas," katanya. "Saya pikir Inggris bisa saja menurunkan tim yang lebih kuat. Saya rasa itu salah satu hal yang perlu saya pertimbangkan.

"Menjelang Piala Dunia, saya tahu tim Inggris akan sangat berbeda. Selain itu, bagi kami, pertandingan ini pada akhirnya hanyalah pertandingan persahabatan, jadi kami juga harus mengingat hal itu."

Jepang kini akan kembali ke tanah air untuk melakoni laga perpisahan melawan Islandia di Tokyo pada 31 Mei, sebelum bertolak menuju Grup F Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Belanda, Swedia, dan Tunisia.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!