Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Juara bertahan Vietnam menyajikan pertunjukan sepak bola serangan balik yang sangat efisien untuk membenamkan tuan rumah Indonesia 3-0 di Stadion Pakansari, Bogor. Hasil menyakitkan ini membuat langkah Skuad Garuda menuju semifinal ASEAN Championship berada di ujung tanduk.
Di hadapan ribuan pendukung tuan rumah yang memadati tribun, disiplin taktis serta intensitas pressing tinggi dari anak asuh Kim Sang-sik terbukti menjadi pembeda utama dalam duel panas dua rival Asia Tenggara ini.
Vietnam langsung menyengat sejak menit pertama. Baru enam menit laga berjalan, Indonesia melakukan kesalahan di area pertahanan sendri. Lalu kerja sama rapi di sisi kiri pertahanan diakhiri dengan umpan terobosan akurat dari Nguyễn Hoàng Đức. Bek kiri Nguyễn Văn Vĩ lolos dari jebakan offside dan melepaskan tembakan mendatar yang gagal dibendung Nadeo Argawinata di tiang dekat.
Baca juga: Dominasi Tanpa Gol: Indonesia Kalah 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026
Belum sempat tuan rumah menata ulang organisasi permainan, gawang Indonesia kembali bobol pada menit ke-15. Melalui serangan balik cepat, Lê Phạm Thành Long dengan cepat melepaskan Nguyễn Hai Long ke ruang terbuka. Penyerang sayap tersebut melakukan solo run sebelum menyelesaikannya dengan tembakan akurat ke pojok gawang.
Indonesia berusaha bangkit melalui komando Thom Haye di lini tengah serta pergerakan Ragnar Oratmangoen dan Mitchell Baker. Namun, ketangguhan kiper Patrik Le Giang serta rapatnya barisan pertahanan Vietnam menggagalkan sejumlah peluang emas tuan rumah.
Mimpi buruk Indonesia makin lengkap pada menit ke-71 ketika pemain pengganti Nguyễn Xuân Son memanfaatkan celah di lini belakang Indonesia untuk mencetak gol ketiga. Usai pertandingan, pelatih kepala Indonesia John Herdman mengakui ketangguhan Veitnam dan harus belajar dari laga ini.
“Indonesia adalah tempat yang sulit bagi tim mana pun untuk dikunjungi dan menang, jadi pujian untuk mereka,” kata Herdman tentang Vietnam. “Mereka pantas mendapatkan tiga poin malam ini. Kita harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi karena performa kita tidak cukup baik.
Baca juga: Indonesia Kalah 0-1 Lawan Irak, Mimpi Piala Dunia Kandas
“Secara taktik, Vietnam lebih baik, dan sebagai pelatih, saya harus belajar dengan cepat. Pertandingan kita selanjutnya melawan Singapura akan segera tiba, jadi kita harus kalah, belajar, dan terus maju. Kita akan merasa frustrasi dan marah untuk sementara waktu, tetapi sekarang kita harus memfokuskan kembali tim.”
Kemenangan telak ini membawa Vietnam melesat ke puncak klasemen Grup A dengan koleksi tujuh poin dari tiga laga. Sementara itu, Indonesia harus rela turun ke peringkat ketiga dengan perolehan enam poin.
Dengan hanya dua tim teratas yang berhak melaju ke fase gugur, laga pamungkas melawan Singapura di Stadion Jalan Besar mendatang menjadi harga mati bagi anak asuh John Herdman. Kemenangan menjadi satu-satunya jalan untuk meraih tiket semifinal.