Ambisi Napoli untuk mengambil alih puncak klasemen Serie A dari tangan AC Milan harus tertunda setelah menelan kekalahan mengejutkan 0-1 saat bertandang ke markas Udinese di Stadion Bluenergy, Udine, pada Minggu (14/12/2025) malam. Gol tunggal brilian dari gelandang Udinese, Jurgen Ekkelenkamp, menjadi pembeda dalam laga pekan ke-15 yang menampilkan Napoli yang dominan penguasaan bola namun tumpul dalam penyelesaian akhir.

Kekalahan ini membuat skuad asuhan Antonio Conte turun ke peringkat ketiga klasemen dengan 31 poin, terpaut satu poin dari Rossoneri, dan dua poin dari pemimpin baru Inter Milan.

Dominasi Hampa dan Ketangguhan Udinese

Napoli memulai pertandingan dengan status runner-up klasemen dan mengetahui bahwa kemenangan akan membawa mereka ke puncak. Mereka mendominasi penguasaan bola, mencatat hingga 62% ball possession sepanjang laga, namun strategi Udinese yang menerapkan pressing tinggi dan bertahan dengan rapat terbukti sangat efektif.

Meskipun menguasai bola, Napoli arahan Conte gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang paruh pertama. Upaya mereka, termasuk sundulan Giovanni Di Lorenzo dan tembakan Noa Lang gagal menemui target.

Baca juga: Benfica Hentikan Napoli 2-0, Mimpi Partenopei di UCL Kian Tipis

Sebaliknya, Udinese justru menciptakan peluang lebih berbahaya. Kiper Napoli, Vanja Milinkovic-Savic, dipaksa melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan sundulan Christian Kabasele dari skema tendangan bebas di menit ke-17. Babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0, menyisakan pekerjaan rumah besar bagi lini serang Napoli yang dihuni Rasmus Hojlund dan pemain terbaik Serie A musim lalu Scott McTominay.

Drama VAR dan Gol Jarak Jauh Ekkelenkamp

Udinese tampil lebih agresif di babak kedua dan mulai menunjukkan taji mereka. Tuan rumah sempat menggetarkan jala gawang Napoli dua kali, namun dianulir wasit. 

Gol pertama dari tendangan Keinan Davis di menit ke-52 dibatalkan karena offside, dan upaya Nicolò Zaniolo di menit ke-69 juga dibatalkan karena pelanggaran lebih dulu.

Udinese terus menekan, dan upaya mereka akhirnya membuahkan hasil yang sah di menit ke-73.

Berawal dari umpan Keinan Davis, Jurgen Ekkelenkamp yang berada di luar kotak penalti melepaskan tembakan melengkung yang fantastis. Bola melesat deras menuju pojok kanan atas gawang Napoli tanpa mampu dijangkau Milinkovic-Savic. Gol indah tersebut mengubah skor menjadi 1-0 untuk Udinese.

Napoli merespons dengan memasukkan Lorenzo Lucca, pemain pinjaman dari Udinese, untuk meningkatkan daya serang. Namun, pertahanan Udinese, yang dipimpin oleh Maduka Okoye yang solid di bawah mistar gawang, tetap sulit ditembus.

Peluang terbaik Napoli datang di akhir laga, ketika tembakan Højlund dari jarak dekat malah melambung, serta umpan silang dari sisi sayap disambar dengan tendangan Lucca yang hanya membentur tiang gawang Udinese. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 untuk tuan rumah tidak berubah.

Baca juga: Mourinho Sindir Conte dan Bongkar Rahasia Taktik Benfica Kalahkan Napoli

Udinese Temukan Keseimbangan, Napoli Hilang Ketajaman

Kekalahan ini adalah kekalahan liga keempat Napoli musim ini dan merupakan kegagalan krusial untuk memanfaatkan hasil imbang Milan melawan Sassuolo (2-2). Meskipun memiliki lebih banyak penguasaan bola secara keseluruhan, Napoli gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran yang menguji kiper Okoye. Sebuah statistik yang memprihatinkan bagi tim sekelas Napoli.

Bagi Udinese, kemenangan tipis ini sangat vital. Mereka kini naik ke posisi ke-10 dengan 21 poin, menjauh dari zona degradasi. Pelatih Udinese, Kosta Runjaic, patut dipuji atas organisasi pertahanan timnya yang luar biasa, serta dukungan lini serang yang kreatif dan berani mengambil risiko, yang terbukti dengan total 18 tembakan mereka. Gol Ekkelenkamp tidak hanya indah, tetapi juga sangat bernilai tiga poin.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!