Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Dalam langkah unik yang memadukan komersialisasi dan sentimentalitas sejarah, Manchester United resmi menjual potongan rumput asli dari lapangan Old Trafford seharga £125 (sekitar Rp3 juta) per unit. Memori memorabilia langka ini dikemas dalam kubus kaca berukuran 7x7 cm berwadah hitam eksklusif dan langsung ludes terjual pada gelombang pertama pemesanan.
Inisiatif komersial ini dimungkinkan setelah manajemen klub melakukan pembongkaran total permukaan lapangan hingga ke struktur dasarnya pada Juni lalu. Renovasi besar-besaran tersebut merupakan yang pertama kali dilakukan dalam 14 tahun terakhir. Sisa-sisa rumput bersejarah yang menyaksikan era kejayaan hingga pertarungan modern The Red Devils diawetkan secara khusus agar tidak membusuk sebelum ditawarkan kepada para pendukung.
Pihak klub menggambarkan memorabilia ini sebagai "kenang-kenangan unik" dari laga-laga ikonik yang pernah berlangsung di Theatre of Dreams. Rumput yang dijual tersebut merupakan pijakan para bintang dunia selama lebih dari satu dekade, merekam jejak kemenangan trofi hingga momen-momen bersejarah klub di panggung domestik maupun Eropa.
Baca juga: Jadwal Manchester United Oktober 2026
Penjualan tahap awal yang diprioritaskan bagi para anggota resmi klub mendapatkan respons luar biasa hingga seluruh pasokan pertama habis dipesan dalam waktu singkat. Fenomena ini membuktikan bahwa daya tarik sejarah Old Trafford tetap bernilai tinggi di mata para pendukung setia.
Momen peluncuran produk rumput Old Trafford ini menarik perhatian publik karena bertepatan dengan pengumuman laporan keuangan tahunan klub untuk musim 2025–2026. Manchester United membukukan rekor pendapatan sebesar £677,6 juta serta laba operasional senilai £22,6 juta.
Namun, klub tetap mencatatkan kerugian sebelum pajak sebesar £43 juta dengan total beban utang yang masih melampaui angka £1 miliar.
Baca juga: ‘Sangat Memalukan’: Neville Semprot Performa MU, Desak Carrick Stop Bela Pemain
Langkah komersialisasi rumput ini memicu beragam reaksi di kalangan suporter. Sebagian fans menyambut hangat kesempatan memiliki potongan fisik sejarah stadion, sementara yang lain mengkritik langkah manajemen yang terkesan mencari keuntungan dari hal sekecil rumput di tengah rencana mega proyek stadion baru berkapasitas 100.000 penonton yang diperkirakan memakan biaya lebih dari £2 miliar.
Penjualan rumput bersejarah ini menjadi simbol transisi penting fasilitas di Old Trafford. Dengan dimulainya investasi senilai £63,5 juta untuk akuisisi lahan di sekitar kawasan stadion, klub menegaskan komitmennya untuk melangkah ke masa depan tanpa sama sekali mengesampingkan warisan sejarah yang membentuk identitas Manchester United.