Manchester City dilaporkan dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan terkait pelanggaran regulasi finansial Premier League. Putusan tersebut datang setelah proses hukum yang berlangsung selama bertahun-tahun dan kini memasuki tahap berikutnya, dengan sanksi terhadap klub belum ditentukan.

Laporan mengenai hasil perkara tersebut pertama kali disampaikan oleh David Ornstein dari The Athletic pada Jumat (25/9/2026). Putusan berasal dari panel independen yang menangani perkara tersebut, sementara Premier League belum mempublikasikan keputusan lengkapnya secara resmi. City juga disebut bersiap mengajukan banding.

Perkara Berawal dari Dakwaan pada 2023

Premier League secara resmi membawa Manchester City ke komisi independen pada Februari 2023 setelah penyelidikan yang berlangsung selama beberapa tahun. Liga menuduh City melanggar sejumlah aturan finansial dalam periode yang mencakup musim 2009/10 hingga 2017/18, termasuk kewajiban memberikan informasi finansial yang akurat.

Baca juga: Premier League Kembali Pecahkan Rekor Transfer dengan Belanja Musim Panas

Dakwaan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari dugaan kegagalan memberikan informasi finansial yang lengkap dan akurat, laporan mengenai remunerasi pemain dan manajer, kepatuhan terhadap regulasi UEFA, hingga tuduhan tidak bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan Premier League.

Perkara itu menjadi salah satu proses disipliner terbesar dalam sejarah kompetisi Inggris. Dalam perkembangan terbaru, sejumlah laporan menyebut panel independen telah menemukan City bersalah atas semua dakwaan kecuali satu dari total 115 dakwaan.

City Tegaskan Proses Masih Berlangsung

Manchester City yang kini dilatih Enzo Maresca usai hengkangnya Pep Guardiola, belum mengakui adanya keputusan final sebagaimana diberitakan sejumlah media. Dalam pernyataan yang disampaikan melalui The Athletic, klub menegaskan bahwa proses dengan Premier League masih berlangsung dan sejumlah elemen penting perkara belum selesai.

“Proses yang melibatkan Premier League masih terus berjalan, dengan sejumlah aspek penting yang harus diselesaikan, serta tunduk pada ketentuan kerahasiaan yang ketat. Oleh karena itu, sikap Manchester City FC tetap konsisten dengan pernyataan klub pada bulan Februari 2023,” tulis pernyataan City.

Baca juga: Dominasi Premier League dan Rekor Baru: 20 Transfer Termahal Musim Panas 2026

“Klub telah senantiasa menghormati prosedur resmi selama delapan tahun dengan keyakinan bahwa dewan dan jajaran eksekutif Premier League akan bertindak sebagai regulator yang independen, imparsial, dan adil, serta bebas dari pengaruh pihak-pihak tertentu.”

City sebelumnya telah berulang kali membantah dakwaan tersebut dan menyatakan keyakinan pada proses hukum. Dengan laporan mengenai putusan 114 dakwaan, perkara kini diperkirakan akan memasuki tahap banding, sementara detail lengkap temuan panel masih belum tersedia untuk publik.

Sanksi Belum Ditentukan

Belum ada hukuman yang dijatuhkan kepada Manchester City terkait putusan terbaru tersebut. Premier League juga belum memberikan pernyataan resmi mengenai bentuk sanksi, sementara laporan menyebut berbagai kemungkinan masih terbuka.

Kemungkinan konsekuensi yang diberitakan mencakup denda, pengurangan poin, hingga sanksi olahraga yang lebih berat. Namun, pada tahap ini belum ada keputusan resmi mengenai hukuman tersebut sehingga dampak langsung terhadap posisi City di Premier League maupun sejarah gelar mereka belum dapat dipastikan.

Baca juga: Bos Premier League Angkat Bicara Soal Penundaan Vonis Kasus Manchester City

Kasus ini bermula dari tuduhan terkait periode antara 2009 dan 2018, ketika Manchester City berkembang menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Inggris. Klub kemudian memenangkan sejumlah gelar Premier League dan trofi Eropa selama periode tersebut, termasuk treble pada musim 2022/23.

Babak Baru dalam Kasus Finansial City

Laporan putusan 114 dari 115 dakwaan menjadi perkembangan terbesar dalam perkara yang telah berlangsung sejak penyelidikan Premier League dimulai. Namun, proses tersebut belum sepenuhnya selesai karena sanksi belum ditetapkan dan Manchester City diperkirakan akan mengajukan banding.

Premier League sendiri masih belum menerbitkan putusan lengkap kepada publik. Karena itu, rincian mengenai dakwaan mana yang terbukti maupun dasar keputusan panel belum seluruhnya tersedia.

Untuk saat ini, Manchester City tetap menjalani aktivitas kompetitif mereka sambil mempersiapkan tahap hukum berikutnya. Perhatian sepak bola Inggris kini tertuju pada proses banding dan keputusan mengenai sanksi yang akan menentukan konsekuensi dari putusan tersebut.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!