Arteta: Kekalahan Kejam Jadi Bahan Bakar Arsenal Balas Dendam Lawan Villa
Mikel Arteta telah memberikan instruksi khusus kepada para bintang Arsenal untuk mengubah rasa sakit dari kekalahan kejam di tangan Aston Villa awal bulan ini menjadi motivasi utama. Sang manajer ingin anak asuhnya menggunakan memori pahit tersebut sebagai bahan bakar saat kedua tim kembali bentrok dalam duel papan atas di Emirates Stadium, Rabu dini hari WIB.
Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa; ini adalah pertempuran dua kandidat juara untuk menutup tahun 2025 di puncak klasemen Premier League. Arsenal saat ini memimpin dengan 42 poin, namun dibuntuti ketat oleh skuad asuhan Unai Emery di posisi ketiga yang hanya selisih tiga angka.
Luka di Villa Park
Ingatan tentang kekalahan 2-1 di Villa Park pada 6 Desember lalu masih segar di benak Arteta. Kala itu, gol dramatis Emiliano Buendia di menit ke-95 merampas satu poin yang sudah di depan mata The Gunners.
Arteta percaya bahwa jika rasa lapar akan pembalasan dendam ini dikelola dengan cara yang tepat, Arsenal akan menjadi kekuatan yang menakutkan bagi tim tamu.
Baca juga: Arteta Puji Ketenangan Arsenal Setelah Singkirkan Crystal Palace Lewat Adu Penalti
“Kami akan menghadapi pertandingan yang sangat sulit. Kami tahu level mereka, apa yang mereka lakukan, tetapi ini juga merupakan pertandingan yang indah untuk dipersiapkan dan dimainkan,” kata Arteta, dikutip dari situs resmi Arsenal.
“Mereka pantas berada di sana. Lihat apa yang mereka lakukan dan betapa konsistennya mereka, dan apa yang telah dilakukan Unai dengan klub ini. Saya pikir mereka sepenuhnya pantas mendapatkan pujian itu karena mereka melakukannya di lapangan di mana Anda harus menunjukkan level Anda.”
“Kami akan menonton ulang pertandingan itu. Saya punya beberapa ide dan hal-hal yang harus kami perbaiki. Itu juga cukup kejam, cara kami kalah, tetapi kami akan belajar darinya.”
Ketika ditanya apakah kekalahan dramatis tersebut dapat membangkitkan semangat, Arteta menambahkan, “Jika Anda menggunakan motivasi dan kemarahan itu dengan cara yang tepat, tentu saja.”
Misi Membuat Lawan Menderita
Bermain di hadapan pendukung sendiri, manajer asal Spanyol itu menuntut intensitas tinggi sejak menit pertama. Ia menginginkan Emirates Stadium menjadi tempat yang angker bagi siapa pun yang datang berkunjung.
"Itulah yang kami inginkan, bahwa setiap lawan yang datang ke sini menderita. Melawan Villa, kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit karena mereka sangat konsisten. Ini adalah laga yang indah untuk dipersiapkan dan dimainkan," tambahnya.
Meski harus tampil tanpa beberapa pemain kunci seperti Kai Havertz, Cristhian Mosquera, dan Ben White karena cedera, Arteta tetap optimistis dengan kedalaman skuadnya. Kemenangan tipis 2-1 atas Brighton pekan lalu menjadi modal penting bagi Arsenal untuk menjaga momentum positif mereka.
Baca juga: Kepa Ungkap Kunci Jadi Pahlawan Penalti Arsenal di Carabao Cup
Ambisi Gelar di Depan Mata
Setelah finis sebagai runner-up dalam tiga musim terakhir, Arsenal terlihat lebih matang musim ini. Namun, Aston Villa telah membuktikan diri sebagai batu sandungan utama bagi ambisi juara London Utara, setelah menyapu bersih kemenangan atas Arsenal pada musim 2023-24 lalu.
Kini, dengan Unai Emery yang terus merendah mengenai peluang juara timnya meskipun mencatatkan 11 kemenangan beruntun, Arteta justru secara terbuka mengakui Villa sebagai kompetitor sejati. Pertarungan besok malam di London Utara diprediksi akan menjadi salah satu laga paling menentukan dalam peta persaingan gelar juara Premier League musim ini.