Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Paris Saint-Germain resmi merampungkan kepindahan gelandang serang tim nasional Prancis, Maghnes Akliouche, dari rival domestik mereka, AS Monaco, dengan nilai transfer yang diperkirakan mencapai €50 juta.
Pemain kreatif berusia 24 tahun tersebut mengikat komitmen masa depannya bersama sang juara bertahan Ligue 1 dengan menandatangani kontrak jangka panjang berdurasi lima tahun hingga Juni 2031. Akliouche, yang akan mengenakan nomor punggung 11 di Parc des Princes, akhirnya kembali ke wilayah asalnya setelah proses negosiasi intensif selama beberapa pekan antara kedua raksasa Prancis tersebut.
Lahir di Tremblay-en-France dan tumbuh besar di kawasan Île-de-France, kepindahan Akliouche ke ibu kota membawa nilai emosional dan kebanggaan tersendiri. Sebelum menembus akademi Monaco pada tahun 2017, Akliouche mengasah bakatnya di klub-klub lokal seperti Villemomble dan US Torcy.
"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Nasser Al-Khelaïfi, Luis Campos, dan tentu saja pelatih Luis Enrique atas kepercayaan yang mereka berikan kepada saya. Saya sangat bangga. Dan tentu saja, saya sangat bahagia. Bagi saya, merupakan suatu kehormatan bisa bergabung dengan klub bergengsi seperti Paris Saint-Germain,” ujar Akliouche saat perkenalan resminya.
Baca juga: Mallorca Lumat Skuad Muda PSG 3-0 di Trofeo Ciutat de Palma
"Saat Paris Saint-Germain menunjukkan minat kepada saya, yah, bagi saya itu sudah jelas. Klub ini istimewa bagi saya karena saya tumbuh besar di wilayah Paris. Merupakan suatu kebanggaan besar bisa bermain untuk Paris Saint-Germain. Tujuan saya? Sederhana: bekerja keras dan membantu tim meraih kemenangan."
Akliouche meninggalkan Kerajaan Monaco setelah mencatatkan 139 penampilan kompetitif dengan torehan 23 gol dan 27 assist. Penampilan konsistennya di level klub turut mengantarkannya menembus skuad utama tim nasional Prancis asuhan Didier Deschamps untuk ajang Piala Dunia 2026 lalu.
Kedatangan Akliouche menjawab kebutuhan mendesak pelatih Luis Enrique. Manajemen PSG membidik gelandang teknis ini sebagai sosok ideal untuk mengisi posisi yang ditinggalkan pemain asal Korea Selatan, Lee Kang-in, yang telah menyelesaikan kepindahannya ke Atlético Madrid.
Fleksibilitas Akliouche di lini depan, baik bermain sebagai pengatur serangan di tengah maupun bergerak dari sisi kanan, sangat padu dengan filosofi permainan berbasis penguasaan bola yang diusung Luis Enrique.
Baca juga: Kembali ke Turin, Juventus Resmi Tebus Kolo Muani dari PSG senilai €50 Juta
Kemampuannya membongkar pertahanan rapat lewat pergerakan lincah dan visi umpan kunci memberi dimensi baru bagi opsi serangan PSG.
Akliouche menjadi salah satu rekrutan kunci PSG pada bursa transfer musim panas ini setelah sebelumnya mengamankan kiper muda Italia, Alessandro Longoni. Kepindahan ini makin menegaskan perubahan strategi rekrutmen PSG yang kini lebih memprioritaskan talenta-talenta terbaik Prancis yang memiliki ikatan emosional dengan wilayah Paris.
Gelandang anyar tersebut berpeluang melakoni laga debutnya dalam laga persahabatan pramusim saat PSG merampungkan persiapan menuju musim 2026–27. Bagi Akliouche, fokus utamanya kini adalah membuktikan kapasitasnya dan mengamankan tempat utama di lini tengah kompetitif milik sang juara Prancis.