Pelatih kepala Barcelona, Hansi Flick, tidak mampu menyembunyikan rasa frustrasinya setelah melihat rentetan kemenangan beruntun timnya terhenti di tangan Real Sociedad. Bertandang ke Stadion Reale Arena pada Minggu (18/1) malam, Blaugrana dipaksa menyerah 1-2 dalam laga yang diwarnai drama VAR dan ketidakberuntungan di depan gawang.

Kekalahan ini menjadi pil pahit bagi Barcelona yang mendominasi jalannya pertandingan namun gagal mengonversi peluang menjadi gol. Flick, yang biasanya tenang di pinggir lapangan, mengakui bahwa dirinya sangat kecewa dengan hasil akhir yang diraih anak asuhnya.

Peluang Emas Terbuang

Barcelona sebenarnya tampil menekan sejak peluit pertama dibunyikan. Namun, lima kali upaya mereka membentur tiang gawang dan tiga gol yang dianulir oleh VAR membuat malam itu menjadi mimpi buruk bagi tim tamu.

Baca juga: Hentikan Laju Barcelona, Real Sociedad Menang Tipis 2-1

“Saya kecewa. Kami memainkan pertandingan yang fantastis. Kami menciptakan banyak peluang, tetapi pada akhirnya hasilnya tidak mencerminkan apa yang terjadi di lapangan,” kata Flick.

“Pada akhirnya, ada hari-hari ketika Anda melakukan semuanya dengan benar dan Anda mengalami nasib buruk. Kami memiliki situasi di mana mungkin kami seharusnya bertahan lebih baik, tetapi pada akhirnya, ini adalah sepak bola dan saya sangat puas dengan apa yang kami lakukan hari ini.”

Mikel Oyarzabal membuka keunggulan bagi tuan rumah pada menit ke-32, sebelum Marcus Rashford sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-70. Namun, kegembiraan Barca hanya bertahan semenit setelah Gonçalo Guedes mencetak gol penentu kemenangan bagi La Real.

Kritik Terhadap Pertahanan dan Keputusan Wasit

Selain menyoroti penyelesaian akhir, pelatih asal Jerman tersebut juga memberikan catatan kritis terhadap lini pertahanannya yang dianggap lengah dalam mengantisipasi serangan balik cepat Sociedad.

“Saya tidak ingin membuang energi untuk wasit. Semua orang telah melihat kinerjanya dan kita harus menerimanya. Kita harus terus berjalan ke arah ini. Kita tidak boleh membuang energi untuk hal-hal seperti wasit. Kita perlu fokus pada semua yang dapat kita kendalikan,” tambahnya.

Bukan hanya Flick, Frenkie de Jong juga menyinggung soal wasit Gil Manzano. “Satu-satunya yang bisa saya katakan adalah Anda tidak bisa berbicara dengan wasit ini. Saya kapten dan saya tidak mengerti. Dia menatap saya dengan ekspresi seolah berkata, ‘Saya lebih baik dari Anda.’ Ini membuat frustrasi. Dia tidak bisa bersikap seperti itu,” ucapnya.

Baca juga: Barcelona Lolos Perempat Final Copa del Rey usai Bungkam Perlawanan Gigih Racing

Madrid Mengintai

Kekalahan ini membuat posisi Barcelona di puncak klasemen kini berada dalam ancaman serius. Meskipun masih memimpin, jarak poin dengan Real Madrid kini terkikis habis dan hanya menyisakan margin satu poin.

Flick menegaskan bahwa timnya tidak boleh berlarut dalam kesedihan. Barcelona harus segera mengalihkan fokus ke kompetisi Eropa melawan Slavia Praha, sebelum kembali bertarung di liga domestik.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!