Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, melontarkan kritik tajam terhadap rekan-rekan setimnya setelah kekalahan memalukan 4-0 dari Manchester City di perempat final FA Cup pada Sabtu malam. Pemain asal Belanda itu mengakui secara terbuka bahwa skuad The Reds seolah menyerah di babak kedua, sebuah pengakuan jujur yang semakin menyudutkan posisi manajer Arne Slot.

Kekalahan di Etihad Stadium ini menjadi titik nadir bagi rezim Slot sejauh ini. Dengan empat gol yang bersarang dalam kurun waktu 18 menit di sekitar jeda antarpabak, harapan Liverpool untuk meraih trofi domestik musim ini resmi kandas, menyisakan tekanan besar menjelang laga krusial Liga Champions melawan Paris Saint-Germain tengah minggu nanti.

Kolaps dalam 18 Menit

Pertandingan awalnya berjalan relatif seimbang hingga petaka datang bagi tim tamu di menit ke-37. Van Dijk, yang biasanya menjadi batu karang di lini belakang, melakukan pelanggaran di kotak terlarang yang membuahkan penalti. 

Erling Haaland yang maju sebagai eksekutor tanpa kesalahan membawa City unggul, sebelum menggandakan keunggulan tepat sebelum turun minum.

Baca juga: Alexander Isak Siap Kembali: Angin Segar bagi Liverpool dan Timnas Swedia

Bukannya memberikan respons positif, Liverpool justru hancur setelah interval. Antoine Semenyo mencetak gol ketiga City hanya beberapa saat setelah babak kedua dimulai, sebelum Haaland melengkapi hat-trick di menit ke-57. 

Rentetan gol cepat ini memicu eksodus massal sekitar 8.000 pendukung Liverpool yang meninggalkan stadion jauh sebelum peluit panjang berbunyi.

Permohonan Maaf Sang Kapten

Berbicara setelah pertandingan, Van Dijk tidak mencari alasan atas performa buruk timnya. Ia merasa bertanggung jawab secara pribadi dan kolektif atas penampilan yang menyakitkan bagi siapa pun yang menyaksikannya.

“Ini kesalahan kami,” kata Van Dijk. “Para penggemar ada di sana untuk mendukung kami dan saya hanya bisa meminta maaf kepada para penggemar atas apa yang telah kami tunjukkan, terutama di babak kedua. Ini sulit. Secara mental, ini merupakan musim yang sangat berat secara keseluruhan.

“Anda keluar dari ruang ganti dengan niat yang benar untuk mencetak gol dan membuat skor menjadi 2-1 dan mengubah jalannya pertandingan, tetapi yang terjadi justru sebaliknya dan kemudian untuk bangkit dari ketertinggalan 3-0 jelas sangat sulit di sini. Tetapi Anda juga tidak boleh menyerah, dan mungkin itulah yang terjadi pada titik tertentu. Babak kedua kami, intensitas yang tidak kami imbangi, tantangan yang tidak kami menangkan, itu sulit. Kalah 4-0 kemudian sangat sulit.”

Van Dijk menambahkan bahwa musim ini terasa sangat berat secara mental bagi skuad, terutama dalam masa transisi yang sedang mereka jalani. Ia menegaskan bahwa para pemain telah mengecewakan manajer, klub, dan yang terpenting, para pendukung setia mereka.

Baca juga: Salah Dapat Peringatan, Jangan Pindah ke MLS Jika Ingin Dilupakan

Tekanan Meningkat bagi Arne Slot

Kekalahan ini merupakan yang ke-15 bagi Liverpool di semua kompetisi musim ini, sebuah statistik yang mengkhawatirkan bagi klub sebesar The Reds. 

Pengakuan Van Dijk bahwa tim kehilangan semangat juang menjadi sinyal bahaya bagi Arne Slot dalam upayanya menjaga otoritas di ruang ganti.

“Ini adalah tanggung jawab bersama, bukan? Jelas dia (Slot) bertanggung jawab sebagai manajer, tetapi kamilah yang berada di lapangan yang harus melakukannya,” tambah Van Dijk.

“Saya sudah terlalu sering mengulanginya. Kami mengecewakan penggemar kami. Kami mengecewakan diri kami sendiri dan manajer, tetapi kami mengecewakan penggemar kami. Sampai penalti, mungkin tidak, tetapi cara kami bermain, terutama di babak kedua, itu pasti menyakitkan bagi semua orang. Itu pasti menyakitkan saya. Jadi fokusnya sekarang adalah pertandingan tandang melawan Paris, tetapi itu sulit. Hari Minggu nanti akan sulit untuk mencernanya.”

Dengan peluang gelar domestik yang sudah tertutup, satu-satunya harapan Liverpool untuk menyelamatkan musim ini adalah melalui kompetisi Eropa. Namun, Van Dijk mengakui bahwa membangun kembali mentalitas tim dalam waktu singkat sebelum bertandang ke Parc des Princes akan menjadi tantangan yang sangat sulit.

Slot kini dituntut untuk melakukan perubahan drastis dalam tiga laga ke depan jika ingin mempertahankan kepercayaan manajemen dan publik Anfield. Jika tidak, transisi yang awalnya diharapkan berjalan mulus pasca-era sebelumnya terancam berakhir dengan kegagalan total di musim pertamanya.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!