Old Trafford kembali menjadi saksi bisu runtuhnya keperkasaan tuan rumah. Dalam laga putaran ketiga FA Cup 2025-26 yang berlangsung Minggu malam, Manchester United harus menelan pil pahit setelah ditaklukkan Brighton & Hove Albion dengan skor 1-2. Kekalahan ini memastikan langkah Setan Merah terhenti lebih awal di kompetisi tertua di dunia tersebut.

Bagi pelatih interim Darren Fletcher, hasil ini menjadi tamparan keras sekaligus pengingat bahwa masa transisi pasca-pemecatan Ruben Amorim masih jauh dari kata stabil.

Start Buruk yang Berakibat Fatal

Manchester United sebenarnya memulai laga dengan intensitas tinggi. Diogo Dalot hampir saja membawa tuan rumah unggul dalam dua menit pertama jika saja Jason Steele tidak melakukan penyelamatan gemilang. Namun, justru Brighton yang berhasil mencuri keunggulan lebih dulu.

Pada menit ke-12, sebuah serangan balik cepat dari sisi kiri yang diinisiasi Ferdi Kadioglu berhasil mengacaukan pertahanan United. 

Bola kiriman Danny Welbeck disundul oleh Georginio Rutter, dan meski sempat diblok di garis gawang, Brajan Gruda bergerak paling cepat untuk menyambar bola rebound menjadi gol. 

Skor 0-1 bertahan hingga turun minum, meninggalkan rasa frustrasi di wajah para pendukung tuan rumah.

Baca juga: Burnley 2-2 Man United: Brace Sesko Tak Cukup Bawa Tiga Poin untuk Setan Merah

Kutukan Mantan dari Danny Welbeck

Memasuki babak kedua, United berusaha meningkatkan tempo serangan melalui kreativitas Bruno Fernandes dan energi Kobbie Mainoo. Namun, keasyikan menyerang justru membuat lini belakang mereka terekspos.

Pada menit ke-64, petaka kembali datang. Melalui skema operan yang tertata rapi, Gruda memberikan umpan terobosan kepada mantan penyerang United, Danny Welbeck. 

Dengan tenang, Welbeck melepaskan tembakan keras ke pojok atas gawang yang tak mampu dijangkau kiper Lammens. Gol ini seolah membungkam Theatre of Dreams dan mempertegas keunggulan The Seagulls menjadi 2-0.

Harapan Semu dan Kartu Merah

Harapan sempat muncul bagi pendukung United di menit-menit akhir. Pada menit ke-85, Benjamin Šeško berhasil memperkecil kedudukan lewat sundulan tajam memanfaatkan sepak pojok akurat Bruno Fernandes. 

Gol ini membangkitkan gairah di stadion, namun momentum tersebut langsung sirna empat menit kemudian.

Pemain muda Shea Lacey, yang baru masuk di babak kedua, harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua karena tindakan emosional membuang bola. 

Baca juga: Darren Fletcher Dapat Restu Sir Alex untuk Pimpin Manchester United

Bermain dengan 10 orang di sisa waktu tambahan membuat upaya United untuk memaksakan hasil imbang menjadi sia-sia.

Kekalahan ini menandai keempat kalinya Brighton berhasil mencuri kemenangan dari lima kunjungan terakhir mereka ke Old Trafford, sebuah statistik yang menggambarkan pergeseran kekuatan yang mengkhawatirkan bagi publik Manchester.

Darren Fletcher mengakui bahwa mentalitas pemainnya masih terlihat rapuh. "Pertandingan ini sebenarnya campur aduk, kami memulai dengan baik tetapi gol tersebut membuat semangat kami luntur," kata Fletcher. "Umpan kami cukup lambat jadi saya menantang mereka saat jeda. Mirip dengan pertandingan minggu lalu, kami perlu menggerakkan bola dengan tempo yang lebih cepat.”

“Ketika kami berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1, saya pikir, nah, ini dia, penonton bersemangat, energinya tinggi, tetapi pada akhirnya kami tidak bisa mendapatkan gol untuk menyamakan kedudukan. Saya pikir Anda dapat melihat para pemain rapuh dan perlu membangun diri mereka sendiri. Terserah mereka untuk merespons."

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!