Daftar Juara Sepanjang Masa Supercopa de España
Padang pasir Arab Saudi kembali menjadi saksi bisu penobatan raja sepak bola Spanyol. Setelah kemenangan dramatis 3-2 atas Real Madrid di final edisi Januari 2026, Barcelona resmi memperkuat status mereka sebagai klub tersukses dalam sejarah Supercopa de España.
Kemenangan ini menandai gelar ke-16 bagi Barcelona, membuat mereka semakin menjauh dari kejaran rival abadi mereka dalam daftar koleksi trofi. Dalam pertandingan yang diwarnai dua gol dari Raphinha dan strategi brilian Hansi Flick, klub Catalan tersebut membuktikan mengapa mereka tetap menjadi standar emas di kompetisi ini.
Daftar Juara Sepanjang Masa
Meski format turnamen telah berevolusi dari sekadar pertandingan dua leg antara juara liga dan piala menjadi format "Final Four" yang megah, nama-nama di puncak daftar tetap tidak tergoyahkan. Barcelona dan Real Madrid terus menjadikan trofi ini sebagai ajang tarik-ulur kekuatan, meski beberapa klub sempat mencuri panggung selama beberapa dekade terakhir.
FC Barcelona: 16 (1983, 1991, 1992, 1994, 1996, 2005, 2006, 2009, 2010, 2011, 2013, 2016, 2018, 2023, 2025, 2026)
Real Madrid: 13 (1988, 1989, 1990, 1993, 1997, 2001, 2003, 2008, 2012, 2017, 2020, 2022, 2024)
Athletic Bilbao: 3 (1984, 2015, 2021)
Baca juga: Raphinha Bawa Barcelona Juara Supercopa usai Tekuk Real Madrid 3-2
Deportivo La Coruña: 3 (1995, 2000, 2002)
Atlético Madrid: 2 (1985, 2014)
Pemenang lainnya termasuk Valencia, Sevilla, Real Zaragoza, Mallorca, dan Real Sociedad yang masing-masing mengoleksi satu gelar.
Barcelona Pertahankan Gelar
Trofi ke-16 Barcelona ini sangat signifikan karena menjadi pertama kalinya sebuah tim berhasil mempertahankan gelar sejak era legendaris Pep Guardiola (2010–2012). Di bawah asuhan Hansi Flick, Blaugrana menemukan kembali ketajaman mereka, tampil di empat final berturut-turut dan memenangkan tiga di antaranya.
Real Madrid, yang kini ditangani oleh Xabi Alonso, tetap membayangi di posisi kedua dengan 13 trofi. Meskipun diperkuat oleh bintang-bintang seperti Kylian Mbappé dan Vinícius Júnior, Los Blancos gagal memperkecil jarak tahun ini, membiarkan keunggulan tiga gelar tetap berada di tangan rival mereka.
Baca juga: Supercopa de España: Barcelona Hancurkan Athletic Club 5-0 untuk Segel Tiket Final
Evolusi Kompetisi
Supercopa telah mengalami transformasi radikal sejak pertama kali digelar pada tahun 1982:
Era Awal: Awalnya, jika sebuah tim memenangkan "Double Winner" (La Liga dan Copa del Rey), mereka otomatis mendapatkan trofi ini. Athletic Bilbao (1984) dan Real Madrid (1989) pernah meraih gelar dengan cara ini.
Era Modern: Sejak 2019, turnamen berpindah ke format empat tim yang diadakan di luar negeri. Hal ini meningkatkan intensitas persaingan dan memastikan bahwa duo raksasa Spanyol seringkali harus melewati semifinal yang berat sebelum bertemu di partai puncak El Clásico.
Dengan 16 gelar di lemari trofi, Blaugrana telah menetapkan standar tinggi yang mungkin butuh waktu puluhan tahun untuk disamai oleh tim lain.