Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Kapten tim nasional Inggris, Harry Kane, mengungkapkan ambisi unik untuk melanjutkan kariernya di dunia olahraga setelah gantung sepatu dari sepak bola profesional. Penyerang Bayern Munich itu mengonfirmasi pada Rabu bahwa dirinya secara serius mempertimbangkan untuk beralih profesi menjadi kicker di liga American football (NFL), dengan potensi kepindahan ke Major League Soccer (MLS) sebagai jembatan transisi.
Pernyataan tersebut disampaikan Kane di markas latihan timnas Inggris menjelang agenda laga internasional. Pemain berusia 33 tahun itu menilai pengalaman bertahun-tahun sebagai eksekutor penalti utama di level tertinggi memberinya modal berharga untuk mengeksekusi field goal dalam kompetisi olahraga paling populer di Amerika Serikat tersebut.
Bagi Kane, yang juga menekuni golf, ketenangan mental dan presisi yang dibutuhkan seorang kicker NFL memiliki analogi langsung dengan situasi yang sering ia hadapi di titik putih.
Meski begitu, top skor sepanjang masa The Three Lions itu menyadari bahwa berpindah cabang olahraga membutuhkan persiapan fisik dan teknis yang tidak sederhana.
"Itu adalah hal yang akan coba saya pertimbangkan dengan lebih serius," ujar Kane. "Semuanya bergantung pada perjalanan karier saya dalam lima atau enam tahun ke depan. Bisa dibilang, opsi NFL jauh lebih realistis dibandingkan opsi golf."
Baca juga: Kane Sebut Kekalahan Inggris dari Argentina Jadi Momen Paling Menyakitkan
"Saya biasa mengeksekusi penalti, dan tekanan serta tekniknya sangat mirip. Dari segi latihan, hal itu lebih mendekati apa yang saya lakukan dibandingkan olahraga lainnya.
"Namun, seperti halnya semua olahraga tingkat elite, saat menontonnya di TV, segalanya tampak mudah; Anda merasa bisa melakukannya, padahal kenyataannya tidak selalu demikian.
"Jika saya benar-benar melakukannya, saya akan menanggapi hal itu dengan serius. Saya mungkin akan meluangkan waktu enam bulan hingga satu tahun untuk berlatih terlebih dahulu."
Selain mengandalkan modal eksekusi penalti, Kane mengisyaratkan bahwa kepindahan ke klub MLS di masa depan dapat menjadi batu loncatan yang ideal untuk menghubungkan akhir karier sepak bolanya dengan awal perjalanannya di NFL.
Penyesuaian kalender kompetisi di Amerika Serikat dinilainya bisa memberikan fleksibilitas untuk menjajaki kedua dunia tersebut.
"Mungkin jika suatu saat nanti saya bermain di MLS atau liga serupa, hal itu bisa saja menjadi sesuatu yang memungkinkan kedua liga tersebut saling terhubung, mungkin terkait dengan jadwal musim kompetisinya," ujarnya.
Baca juga: Kane Tegaskan Fokus di Bayern Munich dan Tepis Rumor Kembali ke Inggris
"Namun, sekali lagi, hal itu baru sekadar terpikirkan saja, karena saat ini saya merasa ingin terus bermain di sini selama mungkin."
"Menurut saya, wajar saja jika di usia seperti saya, 33 tahun, seseorang mulai memikirkan soal pensiun atau masa depan. Akan tetapi, saya berusaha memaksimalkan setiap momen yang ada, entah itu untuk dua, lima, atau sepuluh tahun ke depan; saya akan terus melangkah."
Kendati mulai membayangkan masa depannya di luar lapangan hijau, Kane menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini tetap tertuju pada komitmen bersama Bayern Munich dan tim nasional Inggris.
Penyerang kawakan itu tengah memburu perpanjangan kontrak di Allianz Arena sekaligus memimpin armada Inggris menghadapi ujian berat melawan Spanyol di UEFA Nations League.
Keinginan atlet papan atas untuk menyeberang ke NFL bukanlah hal yang sepenuhnya baru, namun jika Kane berhasil merealisasikan ambisinya, ia akan mengukir sejarah sebagai salah satu pesepak bola paling terkemuka yang mampu menembus panggung olahraga profesional Amerika Serikat.