Ketua Delegasi Tim Nasional Italia, Gianluigi Buffon, mengakui adanya gelombang skeptisisme dari publik menjelang laga krusial semifinal play-off Piala Dunia 2026 melawan Irlandia Utara. Namun, sang legenda hidup optimistis bahwa para pemain asuhan Gennaro Gattuso memiliki mentalitas baja untuk mengubah keraguan tersebut menjadi energi positif di lapangan.

Buffon memberikan pandangan mendalam mengenai suasana batin ruang ganti Azzurri di tengah tekanan sejarah yang membayangi.

Menghadapi Suara Sumbang

Italia datang ke babak play-off ini dengan beban sejarah yang berat setelah absen di dua edisi Piala Dunia terakhir. 

Baca juga: Retegui Tegaskan Italia Tak Tertekan Jelang Playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026

Kegagalan tersebut menciptakan jurang kepercayaan antara tim nasional dan para penggemarnya. Buffon tidak menampik bahwa skeptisisme itu terasa nyata di luar kamp latihan.

“Memang benar, kita bisa merasakan skeptisisme orang-orang, tetapi saya yakin bahwa bahkan para kritikus yang paling keras pun akan mendukung Italia ketika peluit dibunyikan,” kata Buffon.

“Saat ini, yang terpenting, kita perlu mengirimkan pesan kepada diri kita sendiri untuk membuat mereka mengubah pikiran mereka.

Mentalitas Italia

Sebagai pemain yang telah memenangkan hampir segalanya, termasuk Piala Dunia 2006, Buffon memahami betul apa artinya bermain di bawah tekanan.

Ia yakin bahwa generasi pemain saat ini, meski dihuni banyak wajah muda, sudah terbiasa dengan tekanan level tinggi di klub masing-masing.

“Mereka semua adalah pemain yang sangat tangguh, terbiasa menghadapi segala macam tekanan. Keajaiban yang dapat diciptakan tim nasional Italia melampaui kesulitan saat ini,” tambahnya.

“Kita harus menghormati Irlandia Utara, tetapi saya juga percaya bahwa tim kita yang memberikan 100% kemampuan akan cukup untuk mencapai Final. Para pemain harus menyadari kualitas mereka.”

Baca juga: O'Neill Tebar Psy-war Jelang Play-off, Sebut Tekanan Besar Pada Italia

Menuju Piala Dunia 2026

Jika berhasil melewati hadangan Irlandia Utara, Azzurri masih harus menjalani laga final play-off pada Selasa depan melawan pemenang antara Wales atau Bosnia-Herzegovina. Hanya ada satu tiket tersisa dari Jalur A ini untuk terbang ke Amerika Utara musim panas mendatang.

Bagi sebuah negara yang belum mencicipi kemenangan di fase gugur Piala Dunia selama 20 tahun, laga ini adalah pertaruhan martabat sepak bola Italia.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!